Tuesday, June 5, 2007

Mengenal istilah "Show, Breed, & Pet"

Pernahkah anda mencoba membeli kucing pada seorang breeder kemudian anda ditawari beberapa alternatif sambil breedernya menjelaskan "..yang ini show, ini breed, dan ini pet quality saja.." lalu anda terbengong-bengong dan tidak mengerti arti dari istilah tersebut?

Apa yang disebutkan oleh breeder tersebut sebenarnya adalah penggolongan kualitas kucing tersebut berdasarkan penilaian "subyektif" sang breeder, dan tentu saja penilaian ini berpengaruh terhadap harga jual yang ditawarkan. Show quality adalah kucing yang menurut breeder mempunyai kualitas yang baik dan layak turun dalam dunia show. Breed quality adalah setingkat dibawahnya, kucing ini tidak direkomendasikan untuk ikut show karena punya beberapa "kesalahan" yang bisa menyebabkan dia gagal jadi juara. Akan tetapi menurut breedernya kucing ini masih layak untuk di"breed" atau dibiakkan, dan tidak menutup kemungkinan bisa menghasilkan anakan yang bagus nantinya. Sedangkan Pet Quality adalah kualitas terendah, dan hanya dijual kepada mereka yang bisa menyayang sebagai pet di rumahnya. Breeder tidak menyarankan kucing ini di biakkan apalagi diikutkan kedalam show. Biasanya kucing jenis ini dijual dengan neuter / spay agreement dan harganya juga murah saja.

Ada lagi yang sering disebut sebagai Top Show Quality, biasanya adalah sebutan untuk kucing dengan kualitas tertinggi dimana breeder sangat yakin kucing ini berpotensi memperoleh gelar Grand Champion (CFA). Untuk kucing ini tentu saja harganya akan selangit..

Hal yang perlu diingat oleh para calon pembeli adalah bahwa penggolongan ini murni dari penilaian subyektif sang breeder, dan tentu saja ini tergantung dari pemahaman breeder itu sendiri terhadap breed standard. Pembeli juga harus berhati-hati terhadap breeder yang kurang jujur dan berani menyebutkan semua kucingnya Show Quality atau malah Top Show!! Bisa jadi apa yang dinilai sebagai show quality menurut seorang breeder hanya menjadi breed quality atau malah pet quality bagi breeder yang lain!!

Lalu bagaimana caranya supaya kita tidak terjebak dengan jargon2 yang asing tersebut? Belajar adalah kuncinya.. Untuk tahu kualitas kucing banyak informasi2 yang bisa kita peroleh baik melalui baca buku atau internet. Hal yang paling gampang adalah anda surfing ke website CFA dan lihat foto2 kucing2 Jawara yang dipajang di sana, kalau perlu cari yang seperti itu di breeder tempat anda membeli kucing.. Siapa tahu mereka punya..

Friday, June 1, 2007

Our First Litter


Akhirnya.. setelah melewati perjuangan panjang aku berhasil tumbuh besar dan sehat..
Umurku sudah 3 bulan.. Papaku harley dan Mamaku Flowie..
Mamaku pergi meninggalkanku selama2nya beberapa saat setelah melahirkanku.. Yah aku dibesarkan dengan susu botol..
Thanks buat Mama Dian yang sudah sabar merawatku..
Aku bandel dan suka berkelahi.. Ayo siapa mau berkelahi denganku??

Thursday, May 31, 2007

Tips merawat kucing yang ditemukan di jalanan


Anda seorang penyayang kucing sejati? Anda tidak tega melihat kucing kecil yang terbuang dijalanan? Anda ingin menyelamatkan hidupnya?

Mungkin dibawah ini bisa dijadikan sedikit tips bagaimana menolong dan merawat agar mereka bisa survive tapi juga aman bagi kucing sehat anda yang sudah di rumah:

Pertama kali, yang perlu anda lakukan setelah memungut kucing tersebut tentu saja adalah memberinya makanan yang layak karena pada umumnya mereka pasti sudah kelaparan berhari-hari. Tapi perlu juga diingat bahwa untuk kucing kecil seperti gambar diatas, pencernaannya masihlah sangat sensitif sehingga makanan perlu diberikan sedikit demi sedikit serta perhatikan apakah dia diare atau tidak akibat makanan itu.

Kedua, anda perlu menempatkan kucing tersebut secara terpisah dengan kucing lain yang sudah di rumah. Selain karena faktor perlunya penyesuaian juga besar kemungkinan kucing tersebut membawa penyakit yang bisa membahayakan kucing2 sehat anda. Jangan sampai karena ingin menyelamatkan satu nyawa anda membahayakan nyawa banyak kucing lainnya. Tahap selanjutnya tentu saja adalah memandikan / membersihkannya kalau kondisi kesehatannya memungkinkan. Tapi kalau kesehatannya begitu buruk ada baiknya anda periksakan ke drh. Kebanyakan kucing jalanan selalu memiliki masalah dengan pencernaannya yang diakibatkan kualitas buruk makanan yang selama ini dikonsumsinya. Selain itu biasanya mereka juga bermasalah dengan penyakit mata.

Biasanya tahap awal yang perlu diperbaiki adalah memberikan obat cacing dan vitamin untuk memperkuat daya tahan tubuhnya, dan kalau kondisinya sudah benar2 sehat bisa diberikan vaksin pertamanya untuk pencegahan terhadap penyakit yang diakibatkan oleh virus ganas seperti panleukopenia, rhinotracheitis dan calicivirus, serta tentu saja rabies (meskipun vaksin yang terakhir ini sebenarnya lebih banyak ditujukan untuk perlindungan manusianya dibanding binatangnya).

Setelah semuanya ok dan kucing sehat serta bisa bergaul dengan kucing yang lain anda perlu juga membatasi agar mereka tidak terlalu sering keluar rumah, atau ekstrimnya jangan boleh keluar sama sekali. Ingat anda tidak tahu penyakit apa yang akan mengancamnya diluar dan mungkin dibawanya masuk kedalam rumah bukan?

Dan yang terakhir tentu saja usahakan agar anda mengebiri kucing anda sebelum memasuki masa kawinnya. Setelah anda jadi penyelamat kucing jalanan tentunya anda sekarang tidak mau jadi pembuang kucing2 ke jalan bukan? Butuh biaya besar? Memang, Banyak menyita waktu? Benar. Tapi kalau kita melakukannya didasari kasih sayang kita akan mendapatkan kepuasan yang lain ketika melihat mereka sehat dan bermain2.

Tips paling terakhir.. Kalau sudah berhasil dengan kucing di rumah, anda perlu mengukur batas kemampuan anda sendiri dalam mengurus mereka. Kalau sudah cukup banyak yang diurus janganlah ditambah terus sehingga menurunkan kualitas kasih sayang terhadap yang lain. Lalu bagaimana dengan yang belum sempat ditolong? Ya ajak teman2 yang lain bergabung dong..

Monday, May 7, 2007

Perfect Coat, apa saja yang mempengaruhinya?


Memiliki kucing (terutama Persia) dengan bulu yang indah dan sehat adalah hal yang diidam-idamkan semua persian fanciers. Keindahan dan kesehatan bulu ini pada dasarnya dipengaruhi oleh beberapa faktor, dimana sebagian dari faktor-faktor tersebut bisa kita kontrol dan sebagian yang lain tidak. Apa sajakah faktor2 tersebut?

Genetika

Faktor utama yang membentuk dan menentukan keindahan bulu adalah faktor genetika dari kedua orang tuanya. Kucing yang mempunyai big coat factor sangat berpotensi menurunkan anak2 yang mempunyai struktur bulu yang tebal juga.

Mengharapkan mempunyai anak2 kucing berbulu indah sedangkan kedua orang tuanya tidak mempunyai faktor genetika untuk hal tersebut adalah hal yang sama sekali mustahil. Seperti ada pepatah buah jatuh tak jauh dari pohonnya atau anak tidak jauh dari orang tuanya adalah kata2 yang tepat menggambarkan hal ini. Kucing yang bagus hanya bisa diturunkan dari indukan yang bagus pula.

Nutrisi

Bulu adalah terdiri dari 100% protein, oleh karena itu agar bulu kucing anda tumbuh dengan indah anda perlu memberikan makanan dengan kadar protein yang cukup. Hal itu bisa didapat dari makanan komersial (pabrik) yang bermutu tinggi ditambah dengan nutrisi tambahan dari makanan alami kaya protein seperti daging sapi mentah.

Cahaya

Kucing mengalami pertumbuhan bulu dan kerontokan bulu secara terus menerus. Kadang2 pertumbuhan lebih cepat dari kerontokan atau sebaliknya. Hal yang mempengaruhi pertumbuhan ataupun kerontokan bulu salah satunya adalah photoperiod, baik berupa lama maupun intensitas cahaya matahari yang diterima kulit. Semakin tinggi photoperiod akan membuat bulu semakin mudah rontok, begitu pula sebaliknya.

Suhu

Suhu tidak mempengaruhi langsung pada panjangnya bulu, tetapi lebih berpengaruh pada ketebalan dan pertumbuhan undercoat. Suhu yang panas bisa menyebabkan rontoknya undercoat. Untuk itu perlu diperhatikan agar kucing (terutama Persian) tidak ditempatkan pada ruangan yang bersuhu terlalu panas, begitu juga dalam hal pengeringan setelah mandi.

Umur & Hormon

Umur sangat mempengaruhi kesehatan bulu, begitu juga dengan tingkat kadar hormon. Kucing yang sedang memasuki masa birahi (baik jantan maupun betina) akan mengalami perubahan hormon yang berakibat pada kerontokan bulu. Dalam kondisi ini, biasanya kucing juga mengalami stress yang menyebabkan turunnya nafsu makan. Berkurangnya nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, otomatis akan memperparah tingkat kerontokan.

Kebersihan dan Kesehatan Bulu

Dengan menjaga kebersihan dan kesehatan bulu otomatis akan mempermudah pertumbuhan bulu baru. Dengan sering memandikan, maka helai bulu akan lebih bersih dan sehat. Dengan memandikan, akan terjadi proses penggantian dari bulu tua yang tidak sehat pada tumbuhnya bulu muda yang lebih sehat.

Grooming

Bulu yang bersih dan selalu di grooming juga membebaskan dari masalah hair matting yang ujungnya akan berakibat pada kerontokan. Hal yang perlu diperhatikan pada saat menyisir bulu adalah;

  • Jangan menyisir bulu yang basah
  • Jangan menyisir bulu yang kotor dengan kasar
  • Apabila bulu kusut, sebisa mungkin urai dengan tangan
  • Gunakan conditioner untuk memperbaiki kondisi bulu yang kering

Gunakan produk yang tepat

Pemahaman tentang kualitas bulu pada akhirnya akan membawa kita pada pemilihan shampoo yang tepat untuk kucing kita. Bagaikan perawatan pada seorang penata rambut terkenal, bulu kucing kita juga membutuhkan perawatan dengan berbagai macam shampoo untuk memperindah kondisinya (Volumizing Shampoo, Texturizing Shampoo, Conditioneer, Non-Alcohol mouses & Gel, Colour Enhancing Product, dsb)

Thursday, April 26, 2007

Budmar Persian


Waaw.. Itu kesan saya sewaktu pertama kali melihat foto ini di almanac CFA. What a beautiful & Perfect Persian. Pantas betul menyandang gelar GC, BW, & NW.
Kucing warna Black & White Van Bi-Color ini begitu menawan. Putihnya sempurna dan warna matanya itu lho??
Budmar adalah salah satu contoh breeder yang konsisten dan serius dalam breeding. Prestasi yang diperolehnya saat ini bukanlah hal yang bisa dicapai dalam waktu singkat. Untuk mendapatkan hasil yang seperti ini diperlukan seleksi selama bertahun-tahun. Dan yang membuat saya suka adalah kata2 yang dipasang di website mereka "My numbers are very low, having 6 females and two males. It is very important that my cats go to homes that are real homes and not to just become another cat in a cattery. They are my pets first and foremost".

Dan yang lebih mengagumkan lagi, mereka menetapkan standar yang tinggi untuk kucing hasil breeding mereka. Tidak semua kucing mereka dibilang show quality hanya mengejar harga jual yang lebih tinggi.
Coba lihat foto kucing warna Bule and White Van Bi-Color ini yang hanya dinilai sebagai pet quality dengan harga seperempat atau seperlima show quality mereka.

Bisa tahu bedanya??



Friday, April 20, 2007

Serba Serbi Tentang Kehamilan




Berikut ini adalah beberapa catatan yang perlu anda ketahui tentang kehamilan kucing:

Kucing betina akan mengalami estrus pertamanya antara usia 4 - 12 bulan dimana kondisi2 tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal berikut:

- Breed; shorthair breed biasanya mengalami estrus lebih cepat dibandingkan longhair breed.

- Cahaya matahari; cahaya bisa merangsang betina untuk mengalami estrus lebih cepat.

- Ukuran & kondisi kesehatan; betina biasanya mengalami pubertas pada saat berat tubuh mereka mencapai 5-7 lbs (2.3 - 3.2 kg). Dan setelah mencapai usia dewasa betina bisa terus melahirkan sampai umur 5-7 tahun, yang kemudian akan diikuti dengan menurunnya kuantitas anak dan juga jumlah kelahiran.

Setelah betina mencapai usia dewasa dan memasuki masa estrus, breeding biasanya dilakukan selama 3 hari berturut2 sebanyak 3-4 hari sekali. Perhitungan awal masa pembuahan bisa dilakukan mulai hari pertama, dengan masa kehamilan adalah antara 61 - 67 hari atau rata-rata 65 hari.

Berikut adalah hasil statistik yang diambil dari 900 lebih breeder di Inggris yang meliputi 14 lebih breed dari jenis yang berbeda:

  1. Masa kelahiran rata-rata untuk seluruh breed adalah 65.1 hari.
  2. Masa rata-rata kelahiran untuk masing2 breed berbeda secara significant.
  3. Jumlah anakan yang paling sedikit adalah 1 dan paling banyak adalah 13 ekor per kelahiran.
  4. Jumlah rata2 per kelahiran adalah 4.6 ekor.
  5. Jumlah rata2 per kelahiran juga sangat berbeda antara satu breed dengan breed yang lain.
  6. Semakin banyak jumlah anak dalam kandungan, maka periode kehamilan juga semakin pendek.
  7. Rata2 berat anak yang dilahirkan adalah 93.5 gram.
  8. Semakin lama masa kelahiran, semakin berat timbangan dari anak yang dilahirkan.
  9. Berat badan saat lahir cenderung berkurang bila jumlah per kelahiran bertambah.
  10. Rata2 berat badan saat lahir bervariasi antara breed yang satu dengan yang lain.
  11. 8% dari kelahiran dilakukan dengan cara bedah Caesar.
  12. Resiko dari dilakukannya bedah caesar adalah semakin sedikitnya jumlah bayi yang lahir selamat.
  13. Tidak ditunjukkan adanya korelasi antara jenis breed dan C-section (Caesar).
  14. 7.2% bayi kucing mengalami kematian pada waktu lahir.
  15. Resiko kematian bayi semakin tinggi dengan semakin banyaknya jumlah bayi per kelahiran.
  16. 9.1% bayi kucing yang hidup mengalami kematian sebelum masa sapih (weaning /umur 8 minggu).
  17. Mayoritas dari kematian sebelum masa sapih terjadi di minggu pertama.
  18. Interval kelahiran satu bayi dengan bayi yang lain sangat bervariasi.
  19. Interval kelahiran bayi pertama dan terakhir adalah kurang dari 6 jam untuk 85.7% populasi.
  20. 3 kucing melahirkan selama lebih dari 48 jam antara anak pertama dan terakhir (yang selamat).
  21. 48 jam adalah waktu maksimum yang dicatat untuk proses kelahiran normal.

Jadi, manfaat apa yang bisa diambil breeder dari info di atas?

  1. Tahu rata2 masa kehamilan, terutama apabila ada pengaruh yang signifikan terhadap breed tertentu.
  2. Breeder disarankan untuk melakukan X-Ray pada minggu ke 8 kehamilan untuk mengetahui jumlah bayi dalam kandungan, dan pengetahuan tentang hal berikut sangat penting untuk pengambilan keputusan saat kelahiran:
  • Bayi paling besar akan cenderung lebih dulu dibanding yang ukurannya lebih kecil.
  • Apabila hanya ada satu bayi dalam kandungan, maka ada kecenderungan kelahiran akan lewat masa rata2 dan ukurannya lebih besar dari normal sehingga membutuhkan prosedur Caesarian.

Thursday, April 19, 2007

Small Quantity, Great Quality

Pertama kali saya mengenal dunia cat fancy dan breeding beberapa tahun yang lalu saya sempat terheran-heran melihat slogan2 yang dipasang para breeder di dalam websitenya, seperti "We are a small cattery" atau "We are a small cageless cattery". Terus terang saya belum melihat website di Indonesia yang berani memasang kata2 itu.

Tapi sebenarnya apa yang membuat mereka memasang kata2 tersebut dan mereka begitu bangga dengannya? Bukankah banyak yang ingin jadi besar? Bukankah kalau kucingnya banyak berarti juga jualannya bagus? Bukankah kalau banyak yang beli berarti juga nama cattery akan jadi terkenal?

Rupanya mereka ingin menunjukkan betapa pentingnya pengendalian populasi, sangat memahami bahwa dengan populasi yang terbatas mereka bisa memberikan perawatan yang terbaik terhadap kucing2nya dibandingkan kalau mereka diharuskan mengawasi dan mengurus puluhan kucing. Tidak ada satu breederpun yang tidak ingin disebut sebagai penyayang kucing, dan sebagai penyayang mereka tidak boleh semena-mena terhadap binatang yang mereka rawat dan sayangi. Semakin besarnya populasi otomatis akan membuat mereka lebih sulit untuk menempatkan kucing-kucingnya dalam lingkungan yang memenuhi standar kasih sayang tersebut, misalnya diperlukannya tempat yang luas buat bermain, tidak mengandangi kucing sepanjang waktu seperti burung, memungkinkan pemisahan antara kucing jantan dan betina dewasa, memberikan waktu untuk grooming dan perawatan kesehatannya, dsb.

Nama besar tidak harus diperoleh dalam jumlah besar. Banyak breeder dengan nama besar dengan jumlah kucing kurang dari 10 ekor. Lalu bagaimana mereka bisa terkenal? Tentu saja hanya dengan seleksi kualitas yang ketat dan pembuktian prestasi yang konsisten di dunia catshow. Nah kalau begitu breeding bukan cuman sekedar mengawinkan kucing jantan dengan kucing betina lalu menjual anaknya kan?