Wednesday, September 19, 2007

Genetika dan Pola Warna Bag 2 (Warna-Warna Solid)


Kita mengenal istilah penyebutan warna-warna solid seperti white, black, red, chocolate dsb. Timbulnya warna2 tersebut sebenarnya adalah disebabkan oleh munculnya satu atau kombinasi beberapa gen yang berbeda antara lain sebagai berikut:

Warna hitam dihasilkan oleh gen dominan jenis B (Black), yang akan muncul baik dalam bentuk homozygous (BB) atau heterozygous (Bb).

  • Warna Chocolate dihasilkan oleh gen b yang recessive terhadap gen warna hitam B. Oleh sebab itu kucing yang mempunyai allelle Bb akan tetap berwarna hitam, tapi disebut juga chocolate carrier yang nantinya bisa menghasilkan kucing warna coklat apabila dikawinkan dengan kucing chocolate homozygous (bb) atau sesama chocolate carrier.

  • Satu lagi warna turunan dari warna hitam adalah yang disebut dengan cinnamon (biasanya pada kucing jenis Abyssinian & Somali). Warna ini dihasilkan oleh gen dengan simbol b' yang recessive terhadap gen B maupun gen b. Jadi kucing dengan warna cinnamon bisa dipastikan homozygous gen b' (b'b').

  • Warna merah dihasilkan oleh gen jenis O (orange), yang disebut juga sex-linked colour karena gen ini hanya dihasilkan oleh sex chromosom X. Oleh karena betina mempunyai dua gen X (XX), maka betina memungkinkan punya dua gen O. Sedangkan jantan yang punya gen XY hanya punya satu gen O. Hal inilah yang menjelaskan mengapa warna tortie umumnya hanya ada pada kucing betina, karena warna tortie dihasilkan oleh dua gen O dimana yang satu dominant dan yang satu lagi recessive (Oo). Sedangkan kucing dengan allelle OO (betina) maupun OY (jantan) hanya akan berwarna red saja.

  • Warna putih dihasilkan karena adanya gen W yang sifatnya menutupi (masking) warna2 lainnya. Oleh karena itu kucing putih hanya bisa dihasilkan kalau salah satu dari induknya juga putih, baik homozygous (WW) maupun heterozygous (Ww). Apabila salah satu induknya homozygous maka semua anaknya akan berwarna putih.

Dalam pemunculannya, apabila gen2 tersebut berada dalam satu individu maka gen dengan level dominasi yang lebih tinggi yang akan lebih menang. Urutannya adalah W > O > B > b > b'.

Dalam warna solid, kita sering juga mendengar istilah warna dilute (larut) seperti blue, cream, & fawn. Hal ini disebabkan karena munculnya gen lain yang disebut dengan gen d (density) yang sifatnya recessive dan berkombinasi dengan gen warna dasar yang sudah ada.

  • Kucing dengan warna Black, Chocolate, Cinnamon, & Red adalah kombinasi dari allelle DD atau Dd dengan gen B, b, b', atau O.
  • Sedangkan apabila gen B, b, b', atau O tersebut bertemu dengan allelle dd maka terjadilah pelarutan (dilution) warna menjadi Blue (dari asalnya Black), Lilac (dari asalnya Chocolate), Fawn (dari asalnya Cinnamon), serta Cream (dari asalnya Red).

No comments: